BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 30 Mei 2009

maafkan aku, jika aku tak kunjung bijaksana....

Ya Allah, sudah berkali-kali, berkali-kali. Aku terus membaca, belajar, bertanya, menyelam untuk menjadi manusia sesuai dengan yang Engkau mau. Susahnya ya Allah, beratnya ya Allah untuk aku jalani dalam kehidupan dan peran-peran yang aku jalani di dunia ini.
Minggu lalu,aku malah mendapat materi langka dari Adam Muchtar yang sudah lebih 60 tahun memahami jalan ma'rifatullah, yang jelas kepalaku tercerahkan selama 4 hari itu.
Minggu ini pula, aku diberikan materi manajemen dari surat Al Anfal dari ustadz yang sudah lama menjadi guru aku, materinya Subhanallah, sangat indah dan dari Perang Badar banyak betul yang dapat aku ambil maknanya, juga diperlukan mengelola semua lembaga yang diamanahkan.

Dua hari lalu, dari buku yang diterbitkan Sygma, aku telah membaca Asmaul Husna, sifat Alllah Al 'Aliy, maha tinggi dan Al Wadud, maha mencintai dan dicintai...rasanya hatiku terjerat ke dalam semakin cintanya aku pada Engkau ya Rab...

Tadi pagi pula, ust. Abu Thahur,memberikan materi tafsir Al Baqarah ayat 8,

Di radio pula sewaktu perjalanan ku dari rumah ke kantor, aku dengar berbagai ilmu lagi tentang akhlak...

itu baru minggu ini saja,

Banyak ya Allah, aku belajar, sudah ada ratusan buku dibaca, kajian, diskusi, halaqoh, menasehati orang, tapi....aku merasa bodoh juga, merasa tidak mengamalkan seluruh ilmu itu, merasa hina dihadapanMu, merasa tak berdaya, merasa tak pantas untuk Kau cintai, aku malu ya Allah, malu....

Lalu kemana seluruh ilmu itu perginya...?Jika aku tak kunjung membuang jauh seluruh sifat burukku yang Engkau tak ridha.

Lalu kemana ilmu itu perginya, jika aku tak kunjung tergerak hati meringankan beban orang lain

Lalu kemana semua ilmu itu menguap, jika aib saudara-saudaraku tidak aku tutupi, tetapi malah aku bentangkan selebar-lebarnya.....

lalu kemana lagi ilmu itu larinya, jika tetap tak dapat memaafkan dan menghargai orang-orang yang menjadi sebab dari babak-babak kehidupan selama ini. kemudian menelefonnya, memberikan sesuatu, membahagiakan orang-orang tersebut?

Padahal setelah kematian, aku tak akan dapat lagi berbuat baik pada mereka

Ya Allah,....mampukan aku untuk terus berikhtiar mendapatkan cinta Mu
berilah keberkahan ilmu, keberkahan umur, keberkahan amal, keberkahan rezeki, agar aku dapat menjadi hamba sesuai yang Engkau mau.Amin



Sebenarnya, Tuhanku...semakin aku belajar, semakin

0 comments: